Perkembangan
game dari masa ke masa semakin menunjukan ke eksistensiannya. Mungkin dulu kita
belum mengenal video game, yang dimainkan hanya permainan di dunia nyata
seperti permainan tradisioanal. Tetapi seiring berkembangnya teknologi, kini
permainan bisa dilakukan dirumah sendiri dengan video game dan bukan tidak
mungkin untuk kedepannya bukan hanya video game yang bisa di mainkan tapi
virtual game seperti dalam film The Matrix, kita yang masuk kedalam game itu
dan bermain di dunia virtual.
Salah
satu perkembangan teknologi game yaitu pada mobile device. Telepon genggam
(mobile) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan
dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa
ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan
dengan jaringan telepon menggunakan kabel(nirkabel; wireless).
Eksistensi game
untuk handphone seringkali dipandang sebelah mata oleh kalangan gamer. Game di
handphone seringkali dianggap sebagai pengisi waktu luang saja, dan bukan
merupakan hiburan utama. Hal inilah yang dulu membuat N-Gage beberapa waktu
yang silam kurang sukses sebagai sarana gaming.
Di masa lalu , N-Gage yang mengandalkan game berbasis symbian terbukti kurang mampu menarik perhatian para developer game untuk merilis game-game bermutu.
Di masa lalu , N-Gage yang mengandalkan game berbasis symbian terbukti kurang mampu menarik perhatian para developer game untuk merilis game-game bermutu.
Seiring waktu,
perkembangan game handphone justru menunjukkan bahwa makin banyak game berbasis
java (J2ME) yang dirilis ke pasaran, sementara itu judul-judul game berbasis
symbian terlihat hanya segelintir saja. Ini dikarenakan sifat bahasa
pemrograman java yang cross-platform, yang artinya bisa dijalankan di berbagai
macam tipe handphone, entah yang menggunakan operating system maupun tidak.
Sedangkan game berbasis symbian hanya bisa dijalankan pada handphone yang
menggunakan operating system symbian saja.
Hal inilah yang membuat developer game lebih tertarik merilis game berbasis java.
Hal inilah yang membuat developer game lebih tertarik merilis game berbasis java.
Gameloft, Digital Chocolate, Glu, dan FishLabs merupakan developer game handphone ternama yang kerap merilis game Java bermutu.
Meski sempat
merasakan pahitnya kegagalan N-Gage di masa lalu, namun Nokia rupanya masih
belum jera dengan gaming. Baru-baru ini mereka merilis lagi konsep N-Gage,
namun bukan sebagai sebuah handphone baru, namun hanya sebuah platform aplikasi
game saja, yang tak lain adalah beberapa game Symbian yang dapat dimainkan di
beberapa (tidak semua) handphone Nokia berbasis Symbian. Hampir serupa dengan
konsep dasar game Java yang pada dasarnya bahkan bisa dimainkan di handphone
apa saja, tak harus ber-OS Symbian.
Referensi:
https://fitriafrilinda.wordpress.com/2012/03/06/perkembangan-teknologi-game-pada-mobile/





